Cara Menulis Essay Beasiswa yang ‘Menjual’

Bagi anda yang sedang mencari informasi tentang Cara Menulis Essay Beasiswa yang ‘Menjual’ maka di bawah ini Informasi Kuliah Indonesia kuliah-sabtu-minggu.com menyampaikan tentang Cara Menulis Essay Beasiswa yang ‘Menjual’ sebagai berikut:

Cara Menulis Essay Beasiswa yang ‘Menjual’


Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan. Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter ,  statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya.

Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda. Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan.

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang ‘menjual’:

  1. Ketahui maunya sponsor

Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor. Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

  1. Tulis secara unik

Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya.

  1. Ciptakan kedekatan

Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda. Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan  jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh. Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

  1. Percaya diri

Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

  1. Punya target

Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

  1. Kalimat jelas, tepat, dan benar

Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya  juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

  1. Koreksi essay

Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

sumber : www.academia.edu

Mungkin Anda Tertarik

  • Tips Menaklukkan Wawancara Beasiswa Kabar berhasil melewati sejumlah tahapan dalam seleksi penerima beasiswa pasti menjadi kabar yang sangat baik. Apalagi, jika telah mencapai tahapan wawancara yang merupakan tahap akhir […]
  • Siapa Mau: Tips Beasiswa Keluar Negeri Dg IPK dan Bahasa Inggris Pas-pasan.. Ada yang merasa kemampuan bahasa Inggris-nya kurang, Skor TOEFL-nya nggak mencukupi, takut kuliahnya mahal, nggak punya biaya. Mau ikut tes beasiswa minder dengan pesaing-pesaing lain yang […]
  • Kiat Menulis Esai yang Bikin Beasiswa “Gol” Untuk mendapatkan dan terpilih sebagai penerima beasiswa, terutama untuk melanjutkan studi di luar negeri, tak cukup hanya bermodalkan "cas-cis-cus" bahasa Inggris. Ada kiat lain yang […]
  • Luth: “Tahapan & Tips Meraih Beasiswa Pemerintah Perancis (BGF)” Begitu mendengar kata Perancis atau France, apa yang ada di benak banyak orang Indonesia? Walau saya nggak pernah melakukan survey untuk subjek ini, tapi saya yakin bahwa di sebagian […]
  • 4 Jenis Beasiswa Studi ke Belanda Ingin melanjutkan studi ke Belanda? Jawabnya, "banyak jalan menuju Roma". Selain dengan biaya sendiri, cita-cita untuk melanjutkan studi di Negeri Kincir Angin itu bisa diperoleh dengan […]
  • Beasiswa Itu Gampang Diraih Kok… Beasiswa itu gampang. Wah, kelihatannya enteng sekali mengatakannya. Namun, ini justru menjadi keyakinan Ratnasari Dewi setelah perjalanan panjang meraih beasiswa. Kuncinya, meski sudah […]
  • Beberapa Website Lowongan Kerja Terbaik Sekarang hanya dengan duduk manis di ruangan HRD, bagian personalia dapat membuat informasi lowongan pekerjaan dan mempublikasikannya langsung di tempat hanya dengan beberapa klik saja […]
  • 5 Tips Sukses Beasiswa Erasmus Mundus Berikut tips modal penting untuk sukses mendaftar beasiswa Erasmus Mundus. Tips di bawah juga bisa dipakai dalam mendaftar beasiswa apa saja. 1. Teguhkan Niat Orang bilang mulailah dari […]
  • Tips: Cara Belajar Yang Efektif Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara […]
  • STRATEGI MENEKAN BIAYA KULIAH Sebentar lagi adalah tahun ajaran baru bagi mereka yang baru masuk ke sekolah tinggi, entah itu sekolah tinggi, akademi, institut atau apa pun. Beberapa dari Anda yang memiliki anak umur […]
Demikian kami sampaikan tentang Cara Menulis Essay Beasiswa yang ‘Menjual’ semoga informasi tentang Cara Menulis Essay Beasiswa yang ‘Menjual’ ini bermanfaat.